Beberapa Mata Pelajaran Kekurangan Guru di SMA Negeri 1 Ampek Nagari

BMC Newss, Agam – Dalam meningkatkan mutu dan kualitas salah satu sekolah tentu didukung dengan sumber daya manusia yang bermutu dan berkualitas sesuai dengan program keahlian tenaga pendidik yang mumpuni dan memiliki kemampuan dibidangnya.

SMA Negeri 1 Ampek Nagari butuh perhatian dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penambahan tenaga pendidik (guru) yang memiliki kemapuan dibidangnya masing-masing.

Kurangnya tenaga pendidik di SMA Negeri 1 Ampek Nagari ini didasari dengan banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa purna tugas, sehingga menyebabkan sebanyak lima guru mapel (mata pelajaran), Agama, TIK, MTK, Sejarah, Mulok Dan Fisika sangat dibutuhkan ditengah warga sekolah SMA Negeri 1 Ampek Nagari.

Kebutuhan tenaga pendidik bidang study (mata pelajaran) untuk saat ini sangat dibutuhkan kehadirannya ditengah warga sekolah SMA Negeri 1 Ampek Nagari.

“Pemerintah melarang instansi dan pemerintah daerah merekrut tenaga honorer baru dan membatasi masa penugasan guru non-ASN di sekolah negeri hingga 31 Desember 2026”.

Sementara di sisi lain, Kepala Sekolah dibatasi oleh regulasi untuk tidak boleh merekrut tenaga honorer pengganti guru atau pegawai yang pensiun, hal yang dilematis ini perlu menjadi pemikiran dan perhatian kita bersama.

Berdasarkan aturan Undang-Undang ASN No. 20 Tahun 2023: Menegaskan bahwa penataan pegawai di instansi pemerintah hanya mengenal dua status kepegawaian, yaitu PNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), serta melarang pengangkatan tenaga honorer baru.

Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kekurangan  lima guru mata pelajaran ditengah warga sekolah SMA Negeri 1 Ampek Nagari ini???

Harus kah sekolah mencari guru tenaga honorer baru, akan tetapi bertentangan dengan aturan pemerintah pusat. Dengan demikian pihak sekolah meminta agar pemerintah pusat dan daerah lebih memperhatikan kebutuhan tenaga pendidik disekolah-sekolah yang ada didaerah khusunya di SMA Negeri 1 Ampek Nagari ini.

Ketika di konfirmasi kepala sekolah SMA Negeri 1 Ampek Nagari Drs. Wannasri, Rabu (26/8/26) diruang kerjanya beliau menyampaikan, kebutuhan 5 guru mata pelajaran Guru Agama, TIK, MTK, Sejarah, Mulok, dan Fisika sangat dibutuhkan di SMA Negeri 1 Ampek Nagari ini. Saat ini pembelajaran harus berjalan, dengan diperbantukan oleh guru-guru yang ada, ada guru yang mengajar 40 jam dalam sehari saat ini. Dengan kondisi yang seperti itu Wannasri yakin mutu pendidikan tidak akan tercapai, imbuhnya.

Kemudian kami berharap kepada pemerintah pusat agar memberikan jalan untuk di daerah-daerah yang kekurangan guru, termasuk pengangkatan guru honorer, dan pergeseran dan penempatan guru untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah, tutupnya.(Hari)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *