BMC Newss, Agam-Kegiatan ujian Pesantren Ramadhan usai diberikan pemateri beberapa hari lalu, tepatnya pada hari ini kamis (12/3/26) tiba masanya memasuki masa ujian pesantren Ramadhan di tengah warga sekolah SMK Negeri 1 Ampek Nagari.
Giat ujian pesantren Ramadhan kali ini dilaksanakan di Masjid yang ada dilingkungan sekolah dan dihadiri oleh beberapa majelis guru dan kepala sekolah sebagai pengawas pelaksanaan ujian pesantren Ramadhan ini.
Dengan adanya giat pesantren ramadhan ini peserta didik selalu diberikan materi-materi tentang giat selama pesantren Ramadhan berlangsung, Dengan menguji materi pesantren ramadhan yang selama beberapa hari di tengah warga sekolah SMK Negeri 1 Ampek Nagari.
Adapun untuk giat pada hari ini selain pelaksanaan ujian pesantren ramadhan, dilanjut kan dengan kegiatan perlombaan, ada empat perlombaan yang dilaksanakan diantaranya:
1. Lomba sholat jenazah
2. Lomba Hapalan Juz 30
3. Lomba Bacaan surat Annabak dan annaziah
4. Lomba vidio kretif
Ketua panitia pelaksanaan kegiatan pesantren ramadhan, Sri Astuti, S.Pd, menyampaikan, untuk kegiatan pesantren ramadhan ini alhamdulillah pelaksanaan kegiatan ini dari awal, yaitu tanggal (23/2/26)s/d(13/2/26) alhamdulillah berjalan dengan lancar sejauh ini, kemudian rangkaian tahapan kegiatan, kami berharap seluruh peserta kegiatan pesantren ini bisa memaknai dan bisa mengambil momentum kegiatan ini sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah, ucapnya.
Disisi lain, Ketika dikonfirmasi kepala sekolah SMK Negeri 1 Ampek Nagari, Risa Arif, SPd, M.Pd disela kesibukannya, kamis (13/3/26) beliau menyampaikan, Dalam perlombaan ini tentunya bertujuan untuk memunculkan motivasi siswa, membangkitkan rasa percaya diri dalam meng eksplor semua kemampuan yang didapat selama kegiatan pesantren ramadhan, mulai dari pagi sholat Duha, hafalan ayat, tadarus dan dilanjutkan nanti dengan sholat zuhur berjama’ah. Selain itu, ada penceramah, setelah penceramah itu nanti disisip dengan tambahan-tambahan dari siswa bagi siswa yang mampu nanti ditunjuk sebagai pematerinya, tetapi disholat tarawih kami ikut berkolaborasi di empat masjid, untuk empat masjid tersebut siswa ditunjuk sebagai penceramah, dengan sistem bergantian, imbuhnya. (Hari)











