BMC Newss, Pasbar – SMKN 1 Kinali adalah salah satu SMK negeri yang memiliki enam kompetensi keahlian diantaranya, Teknik elektro, otomotif, teknik komputer jaringan, desain komunikasi visual, akuntansi dan kelembagaan, administrasi perkantoran.

SMKN 1 Kinali memiliki jumlah siswa 1.075 siswa dengan jumlah rombel sebanyak 39 rombel (rombongan belajar), kompetensi keahlian yang diminati siswa cukup banyak berpotensi kepada kompetensi keahlian, otomotif dengan tiga rombel belajar dalam satu jurusan kompetensi keahlian.
SMK Pusat Keunggulan (SMKPK) merupakan suatu program dibawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia tepatnya Direktorat Pembinaan SMK-Kemendikbud. SMK PK merupakan wadah untuk menjadi penggerak bagi sekolah lainya agar meningkatkan kualitas dan kinerja sehingga mampu mencapai standar dunia kerja, dengan begitu kita berharap jumlah lulusan SMK yang memperoleh pekerjaan dan berwirausaha dalam satu tahun setelah kelulusan akan mengalami peningkatan.
SMKN 1 Kinali merupakan salah satu SMK terpilih sebagai SMK Pusat Keunggulan di bidang Ekonomi Kreatif dan sebagai tahap awal pada tanggal 4 September 2021 sekitar pukul 10.00 wib diadakan Penandatangan MOU bersama Institut Teknologi Padang Sebagai Mitra dan pendamping Perguruan Tinggi dan PT Carano Integrasi Teknologi Sebagai Mitra Iduka (industri dan dunia kerja).

“SMKN 1 Kinali pernah juga kerjasama langsung dengan prusahaan ternama di negara Jiran Malaysia, dan perusahaan ternama yang ada di Batam, dan perusahan-perusahan lokal terbesar di negara Indonesia.”
Kepala sekolah SMKN 1 Kinali Hardimentis Marwan, S.Pd, M.Pd.T, ditemui diruang kerjanya senin (26/1/26) beliau menyampaikan, Saya berharap nantinya bisa bekerjasama dalam meningkatkan kualitas sekolah, terutama dari lulusan sekolah SMKN 1 Kinali ini nantinya memang betul-betul memiliki kemampuan di bidang kompetensi keahliannya masing-masing, dan mampu bersaing di dunia industri kerja (Iduka), berkarakter, tentu dalam mewujutkan itu semua dengan eksen penuh bagi para pendidik dalam membentuk karakter peserta didik baik dalam pembelajaran, pembentukan disiplin sekolah, dan membentuk kemampuan siswa yang memiliki skill di setiap kompetensi keahliannya masing-masing, tutupnya.(Hari)











